breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan: Arah Karier Perikanan Tangkap
S1 Budidaya Perikanan: Teori atau Praktik Lapangan?
Apakah Bisa Kuliah Sambil Bekerja di Cirebon? Cek Kuliah Ilmu Hukum
Sisik Ikan Jadi Produk Pangan Inovasi FTKP UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Hasil Perikanan
FTKP UNU Cirebon mengolah sisik ikan menjadi produk pangan bersama Poklahsar Mafaza, sekaligus mengenalkan penerapan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan.
Sisik ikan yang biasanya dibuang kini punya cerita berbeda di tangan Poklahsar Mafaza Majalengka. Bersama Fakultas Teknologi Kelautan dan Perikanan (FTKP) UNU Cirebon, bahan tersebut diolah menjadi penyedap non-MSG NU Rasa dan biskuit Choco NU Cookies.
Inovasi ini dikembangkan melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang mendapat pendanaan dari DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut membawa teknologi pengolahan hasil perikanan lebih dekat dengan kebutuhan usaha masyarakat.
Sisik Ikan Punya Potensi Menjadi Bahan Produk Pangan
Sisik ikan sering dianggap sebagai hasil samping yang tidak lagi digunakan, padahal masih mengandung protein, kalsium, dan kolagen yang dapat dimanfaatkan. Melalui program pengabdian masyarakat, FTKP UNU Cirebon mendampingi Poklahsar Mafaza mengolah potensi tersebut menjadi bahan produk bernilai tambah.
Pemanfaatan sisik ikan ini juga mengenalkan konsep ekonomi sirkular, ketika bahan yang sebelumnya terbuang diolah kembali agar memiliki manfaat dan nilai ekonomi. Pendampingan FTKP UNU Cirebon membantu kelompok melihat bahwa hasil samping perikanan juga dapat membuka peluang untuk mengembangkan produk baru.
Baca juga: Pendampingan Siswa Makin Kompleks: Skill yang Dibangun lewat S1 BK
Teknologi Membantu Poklahsar Mafaza Mengolah Sisik Ikan
Untuk mengolah sisik ikan dengan lebih bersih dan efisien, FTKP UNU Cirebon memberikan washing machine, oven gas matic, dan disc mill. Peralatan tersebut digunakan mulai dari mencuci dan mengeringkan sisik hingga mengolahnya menjadi tepung.
Anggota tim FTKP UNU Cirebon Nurul Ekawati menjelaskan bahwa Poklahsar Mafaza kini sudah mampu menggunakan peralatan tersebut secara mandiri. Kemampuan ini membantu kelompok menjalankan proses produksi sekaligus menjadi bekal untuk mengembangkan usahanya.
Produk Baru Perlu Didukung Pemasaran yang Tepat
Setelah mampu membuat produk, tantangan Poklahsar Mafaza berikutnya adalah mengenalkannya kepada konsumen. Pendampingan pun berlanjut ke kemasan, identitas produk, hingga pemasaran digital.
Bersama Dhike Noordestiasari, anggota tim pelaksana sekaligus dosen INSTBUNAS, kelompok mulai memanfaatkan media sosial, website, marketplace, dan Google Maps. Kini informasi produk dan usaha Poklahsar Mafaza lebih mudah ditemukan secara online, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau konsumen di luar Kota Cirebon.
Baca juga: 291 Mahasiswa UNU Cirebon Ikuti KKN 2026, Siap Dorong Transformasi Desa Berbasis Potensi Lokal
Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Menghubungkan Pangan dan Teknologi
Perjalanan hasil perikanan tidak berhenti setelah ikan ditangkap atau dipanen. Masih ada proses untuk mengolahnya menjadi produk yang aman, menjaga kualitasnya, hingga menemukan cara baru agar lebih banyak bagian ikan dapat dimanfaatkan.
Hal-hal tersebut menjadi bagian yang dipelajari dalam Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Bagi yang tertarik dengan dunia perikanan sekaligus pangan dan teknologi, bidang ini membuka kesempatan untuk melihat hasil perikanan dari sisi yang lebih luas.
Poklahsar Mafaza Mulai Membangun Kemandirian Usaha
Bagi Ketua Poklahsar Mafaza Iin Muthmainah, keterampilan yang diperoleh menjadi bekal bagi kelompok untuk melanjutkan usaha setelah program selesai. Harapannya, anggota tidak lagi bergantung pada pendampingan dan mampu menjalankan proses yang sudah dipelajari secara mandiri.
Langkah berikutnya adalah menjaga agar kemampuan tersebut terus digunakan dan berkembang bersama usaha mereka. Dengan begitu, manfaat program tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat terasa dalam perjalanan Poklahsar Mafaza ke depan.
Tiga Program Studi FTKP Bisa Ditempuh melalui P2K UNU Cirebon
FTKP UNU Cirebon memiliki tiga program studi yang dapat ditempuh melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K), sehingga mahasiswa yang sudah bekerja tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di bidang perikanan:
- Budidaya Perikanan
- Teknologi Penangkapan Ikan
- Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan
Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon (UNU Cirebon) merupakan perguruan tinggi swasta di Kota Cirebon yang berdiri sejak 2011. Kampus ini mengembangkan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan landasan nilai keislaman Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Melalui semangat “Unggul, Religius, Berkarakter”, pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kontribusi mahasiswa di masyarakat.
Ketertarikan pada Perikanan Bisa Dikembangkan lewat Kuliah
Kalau inovasi sisik ikan ini membuat kamu tertarik dengan dunia perikanan, FTKP UNU Cirebon bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan minat dan kompetensimu.
Bagi yang sudah bekerja, kami siap membantu mengenal Program Perkuliahan Karyawan (P2K) UNU Cirebon dan pilihan jurusannya. Cari informasi melalui kelaskaryawan.id. atau unu-cirebon.id. serta ikuti Instagram Kelas Karyawan UNU Cirebon dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru. Kalau sudah mantap, daftar kuliah secara online, karena perubahan dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNU CIREBON • Jl. Sisingamangaraja No. 33, Lemahwungkuk, Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon. All rights reserved.
UNU CIREBON